rsgmp.unsoed.ac.id » drg. Arwita Mulyawati, MH.Kes

drg. Arwita Mulyawati, MH.Kes

Dr Arwita_0

DIREKTUR

drg. Arwita Mulyawati, MH.Kes dilantik menjadi Direktur RSGMP Unsoed pada tanggal 23 Mei 2012 untuk periode jabatan 2012-2016.

drg. Arwita (drg. Mumung), demikian beliau biasa dipanggil, merupakan pioneer berdirinya RSGMP Unsoed. Kira-kira 1 tahun setelah menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai Kepala Bidang Yankes Pusdokkes Polri, drg. Arwita diminta oleh sahabatnya -drg. Rosani Wiogo, M.Si- yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Jurusan Kedokteran Gigi Unsoed untuk bersama-sama membangun Rumah Sakit Gigi dan Mulut milik Unsoed. Tawaran tersebut diterimanya karena drg. Arwita adalah orang asli Purwokerto dan terutama dalam pengalamannya menjabat Kabidyankes Pusdokkes Polri, drg. Arwita berpengalaman di bidang perumahsakitan karena Polri mempunyai 45 rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia. Jerih payahnya berbuah manis, pada 3 September 2012 diresmikanlah Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Jenderal Soedirman (RSGMP Unsoed) yang sekaligus merupakan Rumah Sakit Gigi dan Mulut pertama di Jawa Tengah.

Selain menjadi Direktur RSGMP Unsoed, drg. Arwita juga menjadi dosen pengampu pada Jurusan Kedokteran Gigi Unsoed. “Jadi saat itu juga, saya ditunjuk sebagai dosen Fakultas Kedokteran Unsoed dengan tugas tambahan sebagai Direktur RSGMP Unsoed dari tahun 2010 hingga sekarang,” ujar beliau.

Menurut drg. Arwita, seorang direktur rumah sakit harus bisa membawa rumah sakitnya memenuhi standar sebuah rumah sakit. Apalagi rumah sakit khusus tipe B seperti RSGMP Unsoed, dimana RSGMP Unsoed tidak hanya memberikan pelayanan gigi dan mulut secara komprehensif tetapi juga menangani pasien umum di instalasi gawat darurat (IGD) yang beroperasi selama 24 jam penuh.

drg. Arwita berharap di bawah kepemimpinannya saat ini, RSGMP Unsoed bisa mendapat tempat tersendiri di tengah masyarakat. Sebagaimana tanggung jawab perguruan tinggi yakni mengabdi kepada masyarakat, drg. Arwita menegaskan bahwa RSGMP Unsoed mempunyai program untuk masyarakat, yang mana program tersebut kebanyakan bekerja sama dengan pendidikan anak usia dini atau TK. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak membiasakan diri untuk peduli dengan kesehatan gigi dan mulut sedari dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 13 =