Selamat datang di Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Pendidikan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Rumah sakit ini merupakan Rumah Sakit Perguruan Tinggi milik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Rumah Sakit ini memiliki beberapa Unit salah satunya adalah Instalasi Farmasi. Personil Instalasi Instalasi farmasi terdiri dari dua Apoteker yaitu apt Juwariyah S,S.Farm sebagai kepala instalasi dan apt Guruh Pratomo SH,S.Farm sebagai apoteker pendamping, disamping itu dibantu oleh tiga tenaga teknis kefarmasian yaitu Mas Adah ,A.Md. Farm, Septiwi Lindharni,A.Md.Farm, Umi R,A.Md.Farm. Instalasi farmasi terdiri dari dua bagian yaitu unit gudang farmasi dan unit farmasi pelayanan.
- Gudang Farmasi
Sebagai unit pelaksana teknis yang bertanggung jawab atas pengelolaan perbekalan farmasi dan alat kesehatan, termasuk penyimpanan, pendistribusian, dan pengendalian mutu. (Pengambilan gambar suasana di gudang farmasi) Fungsi utamanya adalah memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang berkualitas serta terkelola dengan baik untuk mendukung pelayanan kesehatan. (Pengambilan gambar : suasana ngecek obat di gudang dan kains membuat sp)
- Farmasi Pelayanan
Sebagai unit pelaksana yang bertugas selama 24 jam untuk melayani pasien rawat jalan (poli umum, poli gigi dan IGD) dan pasien rawat inap. Unit ini melaksanakan pelayanan langsung serta bertanggung jawab yang diberikan oleh apoteker kepada pasien dan dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian terkait sediaan farmasi, dengan tujuan mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan ini mencakup berbagai kegiatan,
- pengkajian resep yaitu proses pemeriksaan resep yang dilakukan oleh tenaga kefarmasian untuk mengidentifikasi dan meminimalkan masalah potensial yang berkaitan dengan obat dan penggunaan pasien. Proses ini mencakup tinjauan aspek administratif, farmasetis, dan klinis resep. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan, efektivitas, dan efisiensi penggunaan obat, serta mencegah kesalahan
pengobatan (medication error).
- penyerahan obat dengan disertakan penjelasan informasi obat yang didapat pasien agar tercapai pengobatan yang paripurna,
- konseling obat
- dan visite apoteker pasien rawat inap untuk memastikan pasien mendapatkan terapi obat yang rasional, meningkatkan pemahaman tentang riwayat pengobatan, dan mengidentifikasi masalah terkait obat. Dengan kata lain, visite bertujuan untuk memastikan pasien mendapatkan obat yang tepat, pada dosis yang tepat, melalui jalur yang tepat, dan pada waktu yang tepat.